Minggu, 11 Oktober 2009

Kompetisi Esai, Sebuah Ide Kemajuan Bangsa

Kabar ini saya terima saat chating dengan teman lama via FB. Katanya dia sedang mengikuti Kompetisi Esai berskala nasional yang diselenggarakan oleh Tempo Institute. Seperti santri kebanyakan, teman saya meminta do'a agar dapat nongkrong di etalase juara. Aamiiin.

Kompetisi tersebut diikuti oleh hampir seribu mahasiswa dari seluruh penjuru nusantara. Tepatnya, 1.081 naskah dari 998 mahasiswa yang berasal dari 207 perguruan tinggi.  Hebat, saya membayangkan ada ribuan ide-ide cerdas yang tertulis untuk disumbangkan pada kemajuan bangsa.

Sangat menggembirakan kalau ada banyak gagasan dan pemikiran, menunjukkan bangsa Indonesia mempunyai banyak orang 'pintar'. Tapi, cukupkah untuk memintarkan yang lainnya?. Pertanyaan yang tak perlu dijawab karena setiap kepala punya arus yang berbeda.

Melihat banyaknya profesor, mahasiswa, dan orang-orang jenius, seharusnya Indonesia memiliki alasan yang kuat untuk memberantas kebodohan dan pembodohan. Tapi sekali lagi yang dinamakan orang pintar minum tolak angin adalah yang mau memberikan ilmunya tanpa batasan. Batasan usia, drajat sosial, kekayaan, dan tampang ganteng (ayu) sebaiknya dibuang saat transfer ilmu berlangsung.

Aku malah teringat sama beberapa guru yang terkesan pilih kasih. Setiap mengajar arah pandangannya sebagian besar ke murid yang itu-itu saja. Benar dan memang si ITU pintar, tapi dalam pikiran murid yang lain akan memberikan efek 'aku bodoh', 'aku bukan siapa-siapa' dsb pada pikiran mereka.. oalah tulisanku malah ngelantur nggak fokus...

Mbalik lagi ke mahasiswa, ada peningkatan mahasiswa di setiap tahunnya. Kuota mahasiswa di setiap jurusan meningkat di setiap tahun. Ada ratusan mahasiswa  komputer yang lulus tiap tahun, tapi sudah berapakah  software yang tercipta dengan embel-embel Made In Indonesia.

Aah, aku cuma bisa ngomong saja. Memang bisanya lagi begini. aku mendukung pemuda Indonesia berkarya..... semoga bisa baik...

0 comments:

Poskan Komentar

Hai, Selamat datang di blogku...

Udah selesai kan membacanya? silahkan tulis apa yang menjadi pemikiran Anda. Hinaan, makian, cercaan, protes, bahkan PUJIAN diperbolehkan di sini..

Jangan lupa untuk menyantumkan blog Anda...
Insya Alloh saya akan berkunjung..