Walaupun blog ini belum banyak yang baca, aku akan tetap posting. Menulis itu penting banget untuk meredam stres yang akhir-akhir ini mendera. Masalah memang menjadi makanan manusia sampai ajal menjemput.
Keluh-kesah yang sebenarnya tidak penting akan jadi penting saat aku tua dan tergerak mengenang memori keluh-kesah itu. Bagaimanakah sebenarnya tampang orang bermasalah? Tua, kudisan? terserahlah... Aku lagi memang banyak masalah di tempat baruku. Nggak banyak sih... tapi hatiku pengennya pulangg terus.
Aku mau cerita aja tentang teman-temanku aja, ah.....
Ternyata masalah cinta dari dulu kala selalu meliputi insan pencari ilmu sejati. 'Indahing wanojo iku lantaran batale tapane satriyo' kurang lebihnya artinya begini: keindahan seorang wanita menjadi sebab terputusnya tapa kesatriya.
Kasihan aku melihat santri-santri yang terlena dengan penyakit ini. Sungguh sangat nelangsa, apalagi bagi mereka yang sudah ke level serius. Mau maju salah, mundur malah tambah salah.
Pikiran menjadi bercabang dua antara ilmu dan kekasih. Ibarat buah simalakama; mau putus tak tega sakiti perasaan dia, mau lanjut mondok terus takut keduluan orang.
Alah,,,,,, cinta akan memeluk dirimu dengan sendirinya saat musim semi tiba. Ilmumu adalah penyambung lidah nabi, ilmumu adalah penunda kiamat datang. Lanjutkan mengaji dan nderes, pada saatnya nanti cinta akan lebih indah daripada apa yang pernah dibayangkan sebelumnya. Go Forward..

